Representasi Perlawanan Perempuan dalam Drama Arthur Aronymus und seine Väter Karya Else Lasker-Schüler sebagai Materi Ajar Mata Kuliah Literatur und Gesellschaft
DOI:
https://doi.org/10.63011/js.v2i3.62Keywords:
Representasi Perlawanan Perempuan, Drama Else Lasker-Schüler, Literatur und GesellschaftAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perlawanan perempuan digambarkan dalam karya drama oleh Else Lasker-Schüler dalam konteks era Nazi di Jerman dan untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa mengenai karya tersebut sebagai materi pengajaran dalam mata kuliah Literatur und Gesellschaft. Penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme dengan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data yang terdiri dari teks drama serta responden dari mahasiswa yang dikumpulkan melalui lembar kerja mahasiswa (LKM). Metode pengumpulan data melibatkan teknik baca dan catat serta kuesioner terbuka. Sedangkan analisis data dilakukan dengan cara pengelompokan, interpretasi, dan penarikan makna yang bersifat tematik. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa perlawanan perempuan diwakili melalui bahasa yang menantang stigma, simbol-simbol yang mencerminkan penindasan dan resistensi, serta struktur dramatis yang menciptakan benturan antara individu dan ideologi sosial. Bentuk perlawanan ini cenderung simbolis, halus, dan tidak selalu bersifat konfrontatif. Selain itu, mahasiswa memahami perlawanan perempuan sebagai tanda keberanian serta kritik sosial terhadap ideologi dan dapat menghubungkannya dengan situasi saat ini. Dengan demikian, karya drama dari Else Lasker-Schüler terbukti memiliki relevansi sebagai materi pengajaran yang dapat memperkaya pemahaman kritis mahasiswa tentang interaksi antara sastra, sejarah, dan ideologi.
References
Annatasya, B. F., & Saksono, L. (2021). Resistensi perempuan dalam film nur eine frau karya sherry hormann: kajian feminisme kekuasaan Naomi Wolf. Identitaet, 10(2), 118-128.
Azis, M. A., & Fatoni, A. (2026). Tokoh Ani dan Pergulatan Identitas Perempuan dalam Naskah Drama Bunga Rumah Makan Karya Utuy Tatang Sontani (Tinjauan Feminisme). Jurnal Pendidikan Nusantara, 2(01), 59-70.
Bogdan, R., & Taylor, S. J. (2015). Introduction to Qualitative Research Methods: A Guidebook and Resource. Wiley.
Butler, J. (1990). Gender trouble: Feminism and the subversion of identity. Routledge.
Dayanti, C. (2026). Kajian Semiotika Mengenai Representasi Simbol Kekuasaan dan Identitas Perempuan dalam Novel Pusaka Candra sebagai Dasar Pengembangan Pembelajaran Literasi Sastra Berstandar Nasional. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 12(1), 539-549.
Denzin, N. K., Giardina., M. D., Lincoln, Y. S., & Cannella, G. S. (2024). The SAGE Handbook of Qualitative Research.
Detzen, D., & Hoffmann, S. (2020). Accountability and ideology: The case of a German university under the Nazi regime. Accounting History, 25(2), 174-192.
Difa, A. B., & Setyawan, A. G. (2025). REPRESENTASI DALAM MEDIA DAN BUDAYA: PERSPEKTIF TEORI STUART HALL. O Sanak: Jurnal Studi Agama-Agama, 83–90.
Hall, S. (1997). The spectacle of the other. Representation: Cultural representations and signifying practices, 7, 223-290.
Marantika, J. E. (2014). Drama dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Tahuri, 11(2), 92-102.
Matzkowski, B. (2003). Wie interpretiere ich ein Drama? Stuttgart: Reclam.
McBride, H. L., & Kwee, J. L. (2020). Inside and out: How western patriarchal cultural contexts shape women’s relationships with their bodies. In International perspectives in values-based mental health practice: Case studies and commentaries (pp. 103-108). Cham: Springer International Publishing.
Mills, S. (2004). Discourses of difference: an analysis of women's travel writing and colonialism. Routledge.
Ohmann, R. (2022). Kinder, Küche, Kirche, Kapital. The Radical Teacher, (123), 23-25.
Olifia, S. (2016). Representasi Feminisme Dalam Karya Sastra (Kajian Semiotika Novel “Eks Parasit Lajang” Karya Ayu Utami). SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi, 10(2).
Peer, D. S. The Fire and the Rain: A Study of Symbolism. Journal of English Language and Literature, 1(1).
Purwono, P. Y. (2021). Representasi Perempuan Dalam Dua Ilustrasi Jerman Bertema Hari Perempuan Sedunia Karya Johannes Geisthard. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(1), 222-238.
Rachmadanti, A., & Syafruddin, D. (2024). Resepsi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman terhadap objektifikasi perempuan dalam novel Fräulein Else karya Arthur Schnitzler (Skripsi, Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia).
Ramadhini, A. P., Wahdania, K., & Supena, A. (2025). Resistensi Perempuan terhadap Norma Sosial: Sebuah Kritik Sastra Feminisme dan Sosiologis pada Novel Yuni. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(2), 1297-1305.
Rokib, M. (2023). Teori Resepsi Mazhab Konstanz Dalam Studi Sastra. Jilsa (Jurnal Ilmu Linguistik Dan Sastra Arab), 7(1), 83-98.
Rostianti, F., Rahayu, L. M., & Adipurwawidjana, A. J. (2025). Representasi Perempuan, Patriarki, dan Konflik Sosial Ekonomi dalam Drama Geschichten Aus Dem Wiener Wald. Deiksis, 17(2).
Sarfaraz, S., & Ullah, U. (2023). The Fuhrer's Footsteps: Adolf Hitler's Rise to Power and the Establishment of Totalitarian Rule in Germany. Qlantic Journal of Social Sciences and Humanities, 4(1), 25-30.
Scott, A. J., & Storper, M. (1990). Regional development reconsidered.
Setyowati, N. R., & Hurustyanti, H. (2021). BUDAYA PATRIARKI DALAM NOVEL PEREMPUAN DI TITIK NOL KARYA NAWAL EL SAADAWI. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 8(1).
Steizinger, J. (2018). The significance of dehumanization: Nazi ideology and its psychological consequences. Politics, Religion & Ideology, 19(2), 139-157.
Stephenson, J. (2001). Women in Nazi Germany. London: Routledge.
Susilowati, E. Z. (2018). Resistensi perempuan dalam kumpulan cerita tandak karya royyan julian (Teori resistensi-James C. Scott). Bapala, 5(2).
Tanjung, J. H., Manik, J. C., & Harahap, S. H. (2025). REPRESENTASI WANITA DALAM DRAMA BALADA SUMARAH: KAJIAN KRITIS TEORI SARA MILLS. Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 2051-2058.
Tjahyadi, I. (2020). Mengulik kembali pengertian sastra. Probolinggo: Universitas Panca Marga.
Trop, G. (2017). The Fringe of Beings: The Poetic Thought of Else Lasker-Schüler. MLN, 132(3), 679-700.
Wimmer, F. M. (2003). Feurige Argumente-Bücherverbrennung und Geistesgeschichte. Aufspaltung und Zerstörung durch disziplinäre Wissenschaften, 111-133.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Stefanie Junita Putri Leilani, Dudy Syafruddin, Desti Nur Aini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



